cara mengoperasikan avometer digital

Tutorial Cara Menggunakan Avometer Digital [Fungsi dan Gambarnya]

  • May 17, 2021

Avometer dapat diartikan sebagai alat ukur kelistrikan. Avometer ini pada dasarnya memiliki fungsi untuk mengukur arus listrik, mengukur tegangan AC, mengukur tegangan searah dan juga mengukur hambatan listrik. Pada dasarnya istilah avometer ini berasal dari kata AVO dan meter di mana AVO adalah singkatan dari A yang merupakan Ampere dan berarti arus listrik, V yaitu volatage yang memiliki arti tegangan serta O atau Ohm yang berarti hambatan.

Kemudian, avometer juga terbagi atas dua jenis yaitu avometer digital dan avometer analog. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut tentang apa itu avometer digital dan analog serta cara menggunakan avometer digital, maka silahkan menyimak ulasan berikut yang satu ini.

Avometer Digital dan Avometer Analog

Avometer digital merupakan jenis avometer yang memiliki hasil tampilan pengukuran dengan menggunakan penunjuk angka digital. Adapun avometer analog merupakan jenis avometer yang memiliki tampilan hasil pengukuran dengan menggunakan skala serta jarum yang berputar. Pada dasarnya, avometer digital memiliki keunggulan dibandingkan jenis analog.

Selain menampilkan angkan yang bisa dilihat secara langsung, avometer digital juga bisa menampilkan angka dengan banyak digit sehingga dapat dikatakan bahwa avometer digital lebih akurat dibandingkan yang analog.

Dalam dunia otomotif sendiri, avometer juga telah banyak menology para teknisi saat melakukan pemeriksaan atau pengecekan listrik pada mobil. Sebut saja pengukuran tegangan aki mobil, pengukuran konektor. Selain avometer, ada juga alat multitester yang cara memakainya sedikit sama seperti pemakaian avometer.

Cara Menggunakan Avometer Digital

cara mengoperasikan avometer digital

MENGUKUR TEGANGAN (VOLTMETER)

Dalam mengukur tegangan dengan menggunakan alat avometer digital maka langkah pertama yang harus Anda lakukan ialah dengan menyiapkan obyek yang akan diukur. Selanjutnya, putarlah knob selector ke arah pengukuran tegangan. Setelah itu, hubungkanlah probe positif pada titik positif kemudian lanjutkan dengan menghubungkan probe negative di titik negative.

MENGUKUR ARUS (AMPEREMETER)

Selain digunakan untuk mengukur tegangan (voltmeter), avometer digital juga bisa digunakan untuk mengukur arus amperemeter. Adapun langkah-langkahnya ialah, yang pertama siapkan obyek yang akan Anda ukur terlebih dahulu setelah itu silahkan memutar knob selektro ke bagian pengukuran arus. Selanjutnya, hubungkanlah probe positif pada titik positif lalu lanjutkan dengan menghubungkan probe negative ke titik negative.

MENGUKUR HAMBATAN (OHMMETER)

Kemudian untuk mengukur hambatan dengan menggunakan alat avometer digital maka langkah pertama yang harus dilakukan ialah dengan menyiapkan obyek yang akan Anda ukur. Selanjutnya, putarlah knob selector ke bagian atau arah pengukuran hambatan. Hubungkanlah probe positif pada bagian titik positif. Setelah itu lanjutkan dengan menghubungkan probe negative ke bagian titik negative.

Perlu Anda ketahui pula bahwa jika baterai multimeter yang Anda gunakan berada dalam keadaan rendah ataupun rusak maka jangan sekali-kali menggunakan alat ini untuk melakukan pengecekan. Hal ini dilakukan demi menghindari terjadinya sengata listrik tegangan tinggi yang bisa berakibat fatal bagi tubuh manusia.

cara menggunakan avometer digital

Nah, demikianlah informasi tentang avometer digital dan cara menggunakan avometer digital. Saat ini, harga avometer digital sudah sangat terjangkau. Tak hanya itu berbagai jenis avometer digital pun sudah bisa ditemukan di berbagai market place.

Namun, sebelum membeli alat avometer digital ini pastikan untuk mengetahui fitur dan jenis yang akan Anda beli. Jika Anda ingin menggunakannya untuk keperluan service atau hanya sekedar hobi maka menggunakan avometer analog juga sudah bisa digunakan.

Akan tetapi jika Anda memang membutuhkan avometer untuk keperluan industry dan lab maka sebaiknya menggunakan avometer jenis digital. Selain harga yang tidak terlalu mahal hasil pengukuran juga lebih akurat dan jelas dengan menggunakan avometer digital.

Ada banyak merk besar seperti HP, spardio, sanwa, zotek, heles, visero, viper, sunshine dan krisbow. Meski berbeda produsen, tetapi cara mengoperasikan relatif sama. Bagi pemula, memakai perangkat ini memang sedikit perlu banyak belajar.

Komponen di dalamnya juga berbeda, ada resistor dan transistor tentunya. Tetapi penggunaannya memang tidaklah sederhana, dibutuhkan keahlian dalam penggunaan alat bagaimana agar cara lebih mudah dipahami orang.

merk stabilizer

7 Merk Stabilizer Terbaik di Pasaran, Cek dan Review Jujur [Panduan Lengkap]

  • May 6, 2021

Merek Stabilizer yang ada berfungsi mengatur arus listrik yang masuk dari listrik induk (PLN) ke salah satu alat elektronik milik kita. Masalah muncul ketika listrik induk tidak bisa memastikan aliran yang dikirim ke setiap alat elektronik itu aman, karenanya dibutuhkan stabilizer.

Ketika arus yang masuk ke alat elektronik, misalnya saja perangkat komputer. Jika perangkat komputer tidak disekat oleh stabilizer, dihawatirkan nantinya akan mudah rusak karena aliran listrik PLN tergolong tidak stabil.

Memilih pengatur arus yang bagus tidak berdasarkan harga atau penampilan perangkatnya. Melainkan bukti nyata bahwa stabilizer yang dijual sudah memiliki catatan baik.

7 Merk Stabilizer Terbaik yang Kami Rekomendasikan 

  1. Toyosaki
  2. Prolink
  3. Matsunaga
  4. Lexos
  5. Matsuyama
  6. Minamoto
  7. Edson
  8. HP

Masing-masing merek stabilizer di atas sudah memiliki bukti nyata. Memiliki kualitas yang sangat baik. Bisa untuk mengecek kondisi aki, semua produk ini menurut kami adalah produk terbagus dan berkualitas.

Merek Stabilizer – Toyosaki SVC-1000N Stabilizer 1000VA

Merek Stabilizer

Listrik serapan yang bisa dikeluarkan secara stabil oleh merek Toyosaki ini 110 VAC. Keunggulannya adalah fitur auto return yang akan mengamankan perangkat elektronik setelah adanya pemadaman.

Kelebihan lainnya terdapat pada spool tahan panas dan juga Dinamo yang cukup kuat. Selain itu, merek stabilizer yang satu ini juga memiliki alat penangkal petir. Jadi ketika petir menyambar, tidak akan merusak alat elektronik Anda.

Hemat dan meminimalisir kerusakan dengan produk yang satu ini.

Prolink PVR 1000D

Hadir dengan design yang lebih futuristik, jenis stabilizer ini adalah digital control. Dengan demikian, kita bisa melihat indikatornya lewat layar LED. Dengan indikator tersebut, kita jadi mudah mengontrolnya.

Ketika tegangan sedang tidak stabil, Prolink PVR akan langsung bertugas mengamankan tegangan. Sehingga alat elektronik tidak mendapatkan akibat buruk apa pun. Prolink juga memiliki teknologi penangkar petir. Jika anda ingin pakai, pahami dulu cara pakainya.

Alat elektronik yang paling cocok menggunakan pengatur tegangan ini adalah komputer dan kulkas. Mengingat keduanya rentan rusak ketika bermasalah dengan tegangan yang tidak stabil. Baca juga manual book versi bahasa indonesia, agar mudah dalam menggunakannya.

Matsunaga Voltage SVC-1000N Stavolt Motor Stabilizer

Seperti merek stabilizer Toyosaki, pengoperasiannya menggunakan jenis servo/motor. Kelebihannya adalah responsnya yang sangat cepat jika terjadi tidak stabilnya tegangan listrik. Dengan waktu 0,04 detik saja, Matsunaga bisa menyelamatkan alat elektronik dari kerusakan.

Kapasitas yang dimiliki Matsunaga memiliki 2 pilihan. Satu 350VA (volt ampere) satunya lagi 10.000VA. Terlihat seperti ada rantai pada alat ini.

Kapasitas tersebut menyesuaikan dengan alat elektronik yang kita miliki. Semakin besar daya yang dibutuhkan seperti lemari es, semakin tidak disarankan memilih varian sebanyak 10.000VA.

Lexos ST500D

Lexos sepenuhnya dibuat dengan 100% tembaga murni. Dilengkapi dengan fitur anti panas, kapasitasnya adalah 500VA.

Ketika listrik PLN sedang masuk tahap karena cuaca atau apa pun itu, Lexos dengan cepat mampu membuat backup tenaga untuk perangkat elektronik lainnya.

Matsuyama 10 KVA-LD 140V

Dimensi yang ditawarkan oleh Matsuyama tergolong yang besar untuk ukuran stabilizer. Tetapi fungsinya sebagai pengontrol aliran listrik dapat kita manfaatkan.

Alat elektronik yang cocok digunakan terhadap beberapa alat elektronik seperti :

  • AC
  • Home audio
  • Lemari es
  • CCTV dan lain sebagainya

Pembuatan produk stabilizer ini menggunakan strategi khusus. Yaitu dibuat oleh teknologi canggih jepang.

Minamoto SM10K3

Dirancang khusus untuk mengamankan perangkat elektronik dari gejala listrik yang tiba-tiba. Teknologi jepang yang mereka bawa mampu menangkap ketidakstabilan selama 0.5 detik dan mengembalikannya seperti semula.

Suhu mesin yang satu ini juga akan selalu terjaga karena dibekali dengan cooling down system.

Karena bentuknya yang mungil dan kapasitas yang tergolong kecil, alat-alat elektronik

Rumah tanggalah yang paling cocok menggunakannya.

EDSON 300VA

merk stabilizer

Atasi  tegangan listrik yang ekstrim dari pusat listrik PLN. Dengan rentang input dari 60V s/d 250V membuat stabilizer ini cukup aman untuk mengatasi tegangan ekstrim sekalipun.

Desainnya cukup hemat tempat dan mudah dibawa-bawa. Sehingga sangat cocok untuk alat-alat elektronik dalam rumah seperti kulkas, komputer dan lainnya.

Tidak cocok digunakan di peralatan produksi, atau di dunia industri.

Daya yang mampu distabilkan oleh alat ini mencapai 220VA. Ada dua pengukuran yang dimiliki. Yaitu servo/motor dan alat pengukuran digital.

Harga yang harus dikeluarkan untuk membeli stabilizer EDSON adalah sekitar Rp1.750.000 an

Masih ada banyak merek lain seperti shimatsu, samoto, nisson, matsumoto, matsuka, kyowa dan krisbow. Daftar nama produk ini hanya review kami sekilar, tentu kualitas bisa berbeda tergantung penjual dan pemakaian. Bijaklah dalam memilih dan menggunakannya, agar lebih awet dan berdayaguna.